Manajemen Qolbu
Hati adalah tempat cahaya Ilahi, rumah bagi kebenaran yang datang dari Allah 'Azza wa Jalla. Didalamnyalah kesejahteraan yang sejati bersemayam. Orang - orang yang hatinya benar - benar berfungsi akan berhasil mengenali dirinya, dan pada akhirnya akan berhasil pula mengenali Tuhannya.
Karenanya, siapapun yang tidak bersungguh - sungguh menghidupkan qolbunya, dia akan jahil (bodoh) dalam mengenali dirinya sendiri, lebih - lebih mengenal Allah 'Azza wa Jalla.
Orang - orang yang sepanjang hidupnya tidak pernah mampu mengenal dirinya dengan baik, tidak akan tahu bagaimana menyikapi hidup ini, apalagi merasakan indahnya hidup. Demikian pula, karena tidak mengenal Tuhannya, maka hampir dapat dipastikan dia akan tersesat dan terjauh dari-NYA di tengah kegelapan hatinya.
Kerinduan bertemu Allah SWT. adalah angin semilir yang menerpa qolbu, membuatnya sejuk dengan menjauhi gemerlapnya dunia. Siapapun yang menempatkan qolbunya di sisi Robb-nya, ia akan merasa tenang dan tentram. Dan siapa pun yang melepaskan qolbunya diantara manusia, ia akan semakin gundah gulana.
Saudaraku, qolbu bisa sakit sebagaimana sakitnya jasmani, dan kesembuhannya adalah dengan bertaubat. Qolbu pun bisa berkarat sebagaimana cermin, dan cemerlangnya adalah dengan berdzikir. Qolbu bisa pula telanjang sebagaimana badan, dan pakaian keindahannya adalah takwa. Qolbu pun bisa lapar dan dahaga sebagaimana badan, maka makanan dan minumannya adalah Allah SWT., cinta, tawwakal, bertaubat, dan berkhidmat untuk-NYA.
Karenanya, siapapun yang tidak bersungguh - sungguh menghidupkan qolbunya, dia akan jahil (bodoh) dalam mengenali dirinya sendiri, lebih - lebih mengenal Allah 'Azza wa Jalla.
Orang - orang yang sepanjang hidupnya tidak pernah mampu mengenal dirinya dengan baik, tidak akan tahu bagaimana menyikapi hidup ini, apalagi merasakan indahnya hidup. Demikian pula, karena tidak mengenal Tuhannya, maka hampir dapat dipastikan dia akan tersesat dan terjauh dari-NYA di tengah kegelapan hatinya.
Kerinduan bertemu Allah SWT. adalah angin semilir yang menerpa qolbu, membuatnya sejuk dengan menjauhi gemerlapnya dunia. Siapapun yang menempatkan qolbunya di sisi Robb-nya, ia akan merasa tenang dan tentram. Dan siapa pun yang melepaskan qolbunya diantara manusia, ia akan semakin gundah gulana.
Saudaraku, qolbu bisa sakit sebagaimana sakitnya jasmani, dan kesembuhannya adalah dengan bertaubat. Qolbu pun bisa berkarat sebagaimana cermin, dan cemerlangnya adalah dengan berdzikir. Qolbu bisa pula telanjang sebagaimana badan, dan pakaian keindahannya adalah takwa. Qolbu pun bisa lapar dan dahaga sebagaimana badan, maka makanan dan minumannya adalah Allah SWT., cinta, tawwakal, bertaubat, dan berkhidmat untuk-NYA.
Komentar
Posting Komentar